Kreasi Unik Batu Alam Menjadikan Rumah Menyatu dengan Alam

26 01 2013

batu alam dengan rumahBANYAK orang berminat untuk menggunakan batu ekspos untuk menghiasi rumah, apakah itu pada tampilan facade rumah, pagar, dinding, maupun dalam desain interior. Memang, batu memiliki keindahan tersendiri, misalnya seperti batu paras, batu palimanan, batu candi, dan sebagainya. Suasana segar yang terasa begitu kita menginjakkan kaki dalam bangunan yang memiliki batu ekspos terkadang dapat membuat kita merasa disejukkan oleh suasananya yang dingin.

Pada buku yang ditulis oleh Solehuddin menampilkan banyak referensi bentuk batu ekspos yang unik dan dapat menjadi referensi kita saat akan membangun atau merenovasi bagian rumah kita. Dengan dilengkapi foto-foto yang menarik, buku ini tampil menjadi galeri dinding dan rumah dengan batu ekspos yang menawan.

Batu ekspos memang sudah sangat populer saat ini, sejarahnya tentunya juga dimulai dari sejarah negeri kita yang kaya peninggalan bangunan dari batu, yaitu candi-candi. Jadi menggunakan batu ekspos untuk melengkapi rasa cinta Tanah Air adalah sebuah cara untuk melestarikan sejarah zaman batu di negeri kita.

Memiliki yang mewah dan cantik merupakan dambaan setiap orang, namun bagi anda yang tinggal di perkotaan dengan padatnya penduduk dan juga mahalnya bahan bangunan mungkin sedikit membuat kita berpikir kembali. Sebenarnya ini dapat kita siasati, bagaimana rumah kita yang sederhana namun terlihat mewah dipandang mata, rahasia utamanya adalah rumah cantik bernuansa batu alam.

Tren bangunan rumah tinggal sekarang ini banyak terkait pula dengan keinginan orang memiliki rumah yang dapat menyatu dengan alam, paling tidak rumah mereka mempunyai aksen-aksen alami yang dapat mereka nikmati.

Penggunaan batu-batu alam untuk mempercantik rumah kita merupakan salah satu alternatif bijaksana dalam menyiasati keinginan menyatu dengan alam tanpa harus keluar rumah. Batu alam tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk eksterior rumah kita saja, tetapi dapat dimanfaatkan pula untuk mempercantik interior rumah kita.

Banyak jenis dan tipe batu alam yang dapat dimanfaatkan untuk memperindah rumah kita, dari jenis batu alam andesit yang saat ini sangat populer sampai jenis batu limestone (Palimanan dan paras Yogya). Semua jenis batu alam dapat dimanfaatkan, tinggal bagaimana kita mendesainnya agar tampak menyatu dengan karakter arsitektur rumah kita. Saat ini bukan hanya rumah tinggal yang memanfaatkan batu alam sebagai elemen estetis sebuah bangunan. Sebuah kantor, salon, ruko, bahkan sebuah hotel telah banyak memanfaatkan keindahan batu alam.

Mungkin ada sebagian orang beranggapan bahwa pemanfaatan batu alam akan menguras kantong mereka, tetapi perlu diingat bahwa batu alam sangat ekonomis dalam perawatan dan pemeliharaannya. Bayangkan jika dinding pagar anda hanya di-finishing dengan cat tembok, walaupun anda melindunginya dengan cat yang harganya paling mahal sekalipun anda tetap harus mecat ulang kembali setidaknya satu tahun sekali. Tetapi jika anda melapisi dinding anda dengan batu alam, rasanya anda tidak harus merogoh kocek anda untuk memeliharanya.

Jika pemasangan batu alam dilakukan dengan baik dan benar serta dipoles (finishing) dengan tepat, uang yang anda keluarkan untuk itu tidak akan terus-menerus anda keluarkan. So, bayangkan bagaimana rumah idaman anda walaupun kecil tetapi tampak cantik dalam balutan aksen batu alam.

Batu alam merupakan salah satu pernik atau aksesoris yang bisa digunakan untuk memperindah rumah anda bila kita cermat dalam memilih dan memasangnya dengan benar oleh tukang yang berpengalaman. Di pasaran terdapat beraneka jenis material yang sering dipakai untuk melapisi dinding. Salah satu material adalah batu alam salah satunya. Di mana dia akan mampu membuat tampilan ruangan menjadi alami karena bentuk, tekstur, dan motifnya.

Pada saat pemasangan, material ini dapat menghasilkan beragam pola dan tampilan.

Bisa anda pasang dengan pola seperti batu bata dinding, susun sirih, kotak-kotak bujur sangkar, pemasangan maju mundur, dan sebagainya. Bahkan anda bisa memberikan sedikit sentuhan seni sesuai dengan karakter batu alam yang dipakai untuk mempercantiknya. Baik kita ulas beberapa jenis batu alam yang sering dijumpai di pasaran.

Batu Kali
Ciri utama dari batu kali adalah berupa bongkah-bongkahan. Batu ini biasa digunakan untuk fondasi rumah. Meski begitu, tersedia juga batu kali lempengan. Bentuk dan ukurannya biasanya tidak teratur. Lempengan batu ini biasa dipakai untuk lapisan dinding ataupun lantai.

Perlu tukang yang berpengalaman dan ahli untuk mendapatkan hasil yang rapi karena ketidakteraturan bentuk tersebut akan membuat proses pemasangan yang rumit. Bentuk dan ukuran yang tidak beraturan jelas membuat proses pemasangan agak sulit.

Batu Candi
Bentuknya berupa lempengan-lempengan, tekstur kasar dan berpori besar sehingga mudah menyerap air. Bila sering terkena air maka warna akan berubah makin kelam hitam. Ukuran yang umum kita jumpai adalah 10 cm x 20 cm, 15 cm x 30 cm, dan 20 cm x 20 cm. Ukuran yang lebih besar juga ada sama dengan ukuran keramik yang sering jumpai.

Penggunaan batu candi umumnya pada eksterior semisal teras dan pagar. Bilamana dipakai di dalam ruangan berfungsi sebatas pemanis saja.

Batu Paras
Dari namanya tentunya akan memiliki tekstur lebih halus. Pembuatan dibantu oleh mesin untuk menghaluskan permukaan. Pilihan warna yang ada beragam mulai dari hijau, cokelat, putih, kuning. Ukuran umum yang kita jumpai adalah 10 cm x 10 cm sampai 20 cm x 40 cm.

Batu paras bisa disesuaikan penggunaannya baik interior maupun ekterior dan juga sebagai aksen dinding atau lantai. Bila akan anda gunakan di luar, maka perlu proses pelapisan dikarenakan sifat porositinya yang tinggi akan menyebabkan mudah ditumbuhi jamur karena batu ini mudah lembab. Untuk pemasangan, perlu anda gunakan adukan semen yang agak lembek agar dapat terikat dengan kuat ke dinding.

Batu Andesit
Memiliki tingkat kekerasan yang lumayan tinggi, tingkat porositinya relatif kecil dan berpori rapat. Warnanya gelap dan ukuran yang dijumpai di pasaran adalah 5 cm x 20 cm, sampai 20 cm x 40 cm dan mempunyai ketebalan umumnya 3-4 cm.

Batu Andesit sangat cocok di mana pun ruangan anda, pola pemasangan biasanya adalah pola susun bata yang menjadikannya sebagai struktur pelapis dinding kuat karena saling mengikat.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: