4 Pertimbangan Membuat Taman Vertikal

24 07 2014

Ingin rumah sejuk dengan adanya taman vertikal? Cek 4 pertimbangan membuat taman vertikal berikut. Taman Vertikal atau yang sering disebut dengan vertical garden, vertical landscape, greenwall, living wall adalah taman yang dibangun secara tegak lurus atau vertikal (90°), dan pada umumnya menempel di dinding. Akan tetapi keberadaan taman vertikal dapat dijumpai tidak hanya di dinding luar rumah tapi juga di pagar, di atap gedung, di dalam ruangan dan masih banyak lagi. Tertarik untuk membuatnya? Berikut ini 4 pertimbangan membuat taman vertikal yang perlu Anda ketahui.

Material yang sering digunakan bila ingin membuat taman vertikal

Batu Bata

Pipa Pralon

Rak

Panel

Modul

Kantong

Dan lain-lain

4 pertimbangan membuat taman vertikal:

1. Karena dipasang di bidang vertikal, pertimbangan penting untuk mewujudkan taman ini adalah pemilihan jenis tanaman dan media tanam. Disarankan memakai media tanam yang ringan agar tidak membebani struktur dinding. Contohnya campuran peatmoss (gambut) dan cocopeat. Gambut mengandung nutrisi untuk pertumbuhan dan cocopeat baik untuk menyimpan air. Media tanam pada umumnya bukan tanah. beberapa media tanam yang kerap digunakan pada taman vertikal : cocopeat, sekam, pumice, perlite, rumput laut dan lain-lain.

2. Sedangkan tanaman dipilih dari jenis yang dapat merambat atau tumbuh menjuntai ke bawah agar terlihat cantik. Misalnya: adiantum (suplir), lili paris, phytonia, bromelia, kadaka, tanduk menjangan, sirih gading, pakis boston dan masih banyak lagi jenis.

3. Taman vertikal menggunakan lebih dari satu jenis tanaman. Komposisi tanaman sebaiknya dipilih dengan variasi warna yang beragam. Tanaman juga harus disesuaikan dengan kebutuhan indoor dan outdoor. Untuk aplikasi di dalam ruangan, taman harus dibantu dengan lampu artifisial sebagai sumber cahaya untuk proses fotosintesis.

4. Apabila ukuran taman vertikal tidak terlalu besar dan tinggi (maks. 2.5m), penyiraman dapat dilakukan secara manual menggunakan selang. Sedangkan pemupukan dapat menggunakan penyemprot (sprayer). Bila ukurannya besar maka harus menggunakan sistim penyiraman mekanis dengan pompa dan pemupukan dengan infus atau dosing unit. Agar tidak merepotkan, dapat digunakan pengatur waktu (timer) yang akan mengatur secara otomatis waktu-waktu penyiraman dan pemupukan.

Aplikasi taman vertikal pada fasad bangunan

Aplikasi taman vertikal pada jendela

Foto: all photos credit by ©taman vertikal

Sumber: http://www.tamanvertikal.com/index.php?option=com_content&view=article&id=55&Itemid=63


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: